menu melayang

Bab 3 Perencanaan Produk dan Kemasan

Perencanaan Produk dan Kemasan - Materi Prakarya SMP
PRAKARYA SMP KELAS 8

C. Perencanaan Produk
dan Kemasan

Merancang Produk Olahan Serealia dan Umbi-Umbian yang Bernilai Ekonomi

Dari Rencana Menjadi Produk

Perencanaan yang matang meliputi identifikasi kebutuhan, analisis sumber daya, pemilihan bahan dan alat, hingga kemasan yang menarik.

Analisis 6M Bahan & Alat Kemasan Presentasi

Perencanaan Produk Olahan

Perencanaan produk olahan berbahan serealia dan umbi-umbian dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan lingkungan, ketersediaan sumber daya, bahan, alat, teknik pengolahan, kemasan, serta kemampuan pemasaran. Tujuannya agar produk yang dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki nilai ekonomis.


1. Identifikasi Berdasarkan Kebutuhan Lingkungan

Identifikasi kebutuhan dilakukan untuk mengetahui ketersediaan sumber daya dan kebutuhan masyarakat terhadap produk yang akan dibuat. Dengan demikian, produk dapat direncanakan sesuai dengan kondisi lingkungan dan permintaan pasar.

Analisis 6M

Analisis 6M digunakan untuk mengetahui kesiapan sumber daya dalam mewujudkan suatu produk.

Unsur Pengertian Hal yang perlu diperhatikan
Man Orang yang terlibat dalam produksi Keterampilan dan motivasi dalam membuat produk
Machine Peralatan yang digunakan Ketersediaan alat dan solusi jika alat tidak tersedia
Method Cara atau langkah kerja Ketepatan langkah pengolahan
Material Bahan baku yang digunakan Ketersediaan, kemudahan memperoleh, dan bahan pengganti
Money Dana untuk produksi Kecukupan modal dan biaya yang diperlukan
Market Sasaran konsumen Minat masyarakat dan nilai ekonomis produk
Kesimpulan: Jika keenam unsur tersebut tersedia atau memiliki solusi, maka ide produk dapat direalisasikan.

2. Identifikasi Bahan, Alat, dan Teknik Pengolahan

Setelah mengetahui kebutuhan dan sumber daya, langkah berikutnya adalah menentukan bahan, alat, dan teknik pengolahan yang sesuai dengan produk.

Mengumpulkan Informasi

Informasi yang perlu diketahui meliputi:

  • karakteristik dan spesifikasi bahan;
  • ketersediaan bahan;
  • jumlah bahan yang diperlukan; dan
  • kesesuaian bahan dengan produk yang direncanakan.
Sebaiknya digunakan bahan yang mudah diperoleh dan tersedia dalam jumlah yang cukup, terutama bahan yang berasal dari lingkungan sekitar.

Kualitas Bahan Baku

Bahan baku harus memiliki kualitas yang sesuai dengan produk. Kualitas dapat dilihat dari sifat fisiknya, seperti:

  • ukuran;
  • bentuk;
  • warna; dan
  • tekstur.

Biaya

Harga bahan baku harus disesuaikan dengan modal yang tersedia. Selain harga bahan, perlu diperhitungkan pula biaya pengiriman atau pengadaan bahan.

Penentuan Alat dan Teknik

Alat dipilih berdasarkan kebutuhan produk dan hasil yang ingin dicapai. Selanjutnya, teknik pengolahan dan langkah kerja ditentukan sebagai pedoman dalam proses produksi.


3. Kemasan

Kemasan merupakan bagian penting dalam produk olahan pangan. Kemasan berfungsi untuk membantu menjaga produk agar tetap higienis sekaligus meningkatkan daya tarik dan nilai ekonomis.

Fungsi

Kemasan sesuai dengan jenis dan kondisi produk.

Kebersihan

Membantu menjaga kehigienisan produk.

Estetika

Memiliki tampilan yang menarik.

Nilai Ekonomis

Mendukung peningkatan daya tarik dan nilai jual produk.

Intinya: Kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus, tetapi juga menjadi bagian dari daya tarik suatu produk.

4. Presentasi Perencanaan Produk Olahan Pangan

Presentasi merupakan kegiatan menyampaikan informasi, ide, atau gagasan kepada pihak lain. Dalam perencanaan produk, presentasi digunakan untuk menjelaskan rancangan produk secara sistematis dan meyakinkan.

Unsur Presentasi Efektif

Materi

Isi yang disampaikan. Informasi sebaiknya didukung oleh data dan alasan yang jelas.

Audience

Penyaji perlu menyesuaikan cara penyampaian dengan karakteristik peserta (usia, pengetahuan, minat, kebutuhan, bahasa, tujuan).

Media/Alat

Alat bantu untuk mempermudah penyampaian materi, misalnya gambar, poster, atau media presentasi.

Komunikasi

Cara berbicara, bahasa tubuh, interaksi dengan peserta, dan cara menyampaikan gagasan dengan jelas.

Isi Presentasi Produk

Dalam mempresentasikan produk olahan pangan, informasi yang dapat disampaikan meliputi:

  • 1. Identitas produk → Nama produk, logo, dan nama pembuat.
  • 2. Latar belakang produk → Alasan atau gagasan yang mendasari pembuatan produk.
  • 3. Analisis SWOT → Kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman produk.
  • 4. Struktur keuangan → Sumber pembiayaan dan rencana pengeluaran.

Ringkasan Alur Perencanaan Produk

Identifikasi kebutuhan → Analisis 6M → Identifikasi bahan dan kualitas → Menentukan alat dan teknik → Merancang kemasan → Menyusun presentasi → Mempresentasikan produk


Blog Post

Kejar Raih Mimpi

Back to Top