C. Perencanaan Produk
dan Kemasan
Merancang Produk Olahan Serealia dan Umbi-Umbian yang Bernilai Ekonomi
Perencanaan Produk Olahan
Perencanaan produk olahan berbahan serealia dan umbi-umbian dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan lingkungan, ketersediaan sumber daya, bahan, alat, teknik pengolahan, kemasan, serta kemampuan pemasaran. Tujuannya agar produk yang dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki nilai ekonomis.
1. Identifikasi Berdasarkan Kebutuhan Lingkungan
Identifikasi kebutuhan dilakukan untuk mengetahui ketersediaan sumber daya dan kebutuhan masyarakat terhadap produk yang akan dibuat. Dengan demikian, produk dapat direncanakan sesuai dengan kondisi lingkungan dan permintaan pasar.
Analisis 6M
Analisis 6M digunakan untuk mengetahui kesiapan sumber daya dalam mewujudkan suatu produk.
| Unsur | Pengertian | Hal yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|
| Man | Orang yang terlibat dalam produksi | Keterampilan dan motivasi dalam membuat produk |
| Machine | Peralatan yang digunakan | Ketersediaan alat dan solusi jika alat tidak tersedia |
| Method | Cara atau langkah kerja | Ketepatan langkah pengolahan |
| Material | Bahan baku yang digunakan | Ketersediaan, kemudahan memperoleh, dan bahan pengganti |
| Money | Dana untuk produksi | Kecukupan modal dan biaya yang diperlukan |
| Market | Sasaran konsumen | Minat masyarakat dan nilai ekonomis produk |
2. Identifikasi Bahan, Alat, dan Teknik Pengolahan
Setelah mengetahui kebutuhan dan sumber daya, langkah berikutnya adalah menentukan bahan, alat, dan teknik pengolahan yang sesuai dengan produk.
Mengumpulkan Informasi
Informasi yang perlu diketahui meliputi:
- karakteristik dan spesifikasi bahan;
- ketersediaan bahan;
- jumlah bahan yang diperlukan; dan
- kesesuaian bahan dengan produk yang direncanakan.
Kualitas Bahan Baku
Bahan baku harus memiliki kualitas yang sesuai dengan produk. Kualitas dapat dilihat dari sifat fisiknya, seperti:
- ukuran;
- bentuk;
- warna; dan
- tekstur.
Biaya
Harga bahan baku harus disesuaikan dengan modal yang tersedia. Selain harga bahan, perlu diperhitungkan pula biaya pengiriman atau pengadaan bahan.
Penentuan Alat dan Teknik
Alat dipilih berdasarkan kebutuhan produk dan hasil yang ingin dicapai. Selanjutnya, teknik pengolahan dan langkah kerja ditentukan sebagai pedoman dalam proses produksi.
3. Kemasan
Kemasan merupakan bagian penting dalam produk olahan pangan. Kemasan berfungsi untuk membantu menjaga produk agar tetap higienis sekaligus meningkatkan daya tarik dan nilai ekonomis.
Fungsi
Kemasan sesuai dengan jenis dan kondisi produk.
Kebersihan
Membantu menjaga kehigienisan produk.
Estetika
Memiliki tampilan yang menarik.
Nilai Ekonomis
Mendukung peningkatan daya tarik dan nilai jual produk.
4. Presentasi Perencanaan Produk Olahan Pangan
Presentasi merupakan kegiatan menyampaikan informasi, ide, atau gagasan kepada pihak lain. Dalam perencanaan produk, presentasi digunakan untuk menjelaskan rancangan produk secara sistematis dan meyakinkan.
Unsur Presentasi Efektif
Materi
Isi yang disampaikan. Informasi sebaiknya didukung oleh data dan alasan yang jelas.
Audience
Penyaji perlu menyesuaikan cara penyampaian dengan karakteristik peserta (usia, pengetahuan, minat, kebutuhan, bahasa, tujuan).
Media/Alat
Alat bantu untuk mempermudah penyampaian materi, misalnya gambar, poster, atau media presentasi.
Komunikasi
Cara berbicara, bahasa tubuh, interaksi dengan peserta, dan cara menyampaikan gagasan dengan jelas.
Isi Presentasi Produk
Dalam mempresentasikan produk olahan pangan, informasi yang dapat disampaikan meliputi:
- 1. Identitas produk → Nama produk, logo, dan nama pembuat.
- 2. Latar belakang produk → Alasan atau gagasan yang mendasari pembuatan produk.
- 3. Analisis SWOT → Kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman produk.
- 4. Struktur keuangan → Sumber pembiayaan dan rencana pengeluaran.
Ringkasan Alur Perencanaan Produk
Identifikasi kebutuhan → Analisis 6M → Identifikasi bahan dan kualitas → Menentukan alat dan teknik → Merancang kemasan → Menyusun presentasi → Mempresentasikan produk